Jaman ini, jaman modern. Jaman ketika teknologi tinggi dimanfaatkan manusia, dalam kegiatan sehari-hari. Manusia ke bulan, mengirinkan wahana ke planet Mars, atau menaruh wahana & mendarat di komet. Luar biasa.
Di darat, kita rasakan sendiri dengan berbagai indikasi. Kita ambil contoh komputer berikut aplikasinya & teknologi informasi. Betapa, banyak sekali pekerjaan yang membosankan, rumit, makin mudah diselesaikan dengan akurat, oleh benda yang namanya komputer. Asik.
Perpaduan antara komputer berikut aplikasinya & kecanggihan teknologi informasi, memberikan fasilitas yang memudahkan kehidupan manusia. Makin cepat, makin mudah, makin murah. Apalagi.
Seperti halnya pisau, kemajuan di atas juga punya sisi manfaat & sisi merusak. Tergantung, niat pemakainya. Itulah salah satu alasan, yang lama saya pahami. Kenapa rasul diutus "memperbaiki aklak manusia". Bukan mengajarkan kecanggihan teknologi. Rupanya, dalam setiap perkembangan jaman, kemajuan teknologi sesuai jamannya, manusialah yang berperan.
Apakah penemuan itu mensejahterakan atau malah merusak, menghancurkan. Dimanfaatkan untuk kedamaian, atau saling membinasakan. Ya perang. Dari dulu, perang adalah 'kegiatan' awal atau pertama pemanfaatan penemuan teknologi baru. Sebelum, dipakai oleh kebanyakan.
Kembali ke hp & teknologi komunikasi. Istilah sekarang, gadget (baca gajet). Benda ini boleh disebut komputer yang dilengkapi sarana komunikasi. Atau, dipanggil telpon yang dilengkapi komputer. Pendeknya gadget. OK.
Kembali kepada niat. Rupanya, kemajuan ini juga dipakai untuk melakukan kejahatan. Kerusakan dengan tingkat perusakan & jangkauan yang tidak 'terbayangkan' sebelumnya.
Penipuan, dengan berbagai cara & usaha. Dengan korban yang nyata. Juga perampokan, perkosaan, pembunuhan, & seterusnya. Benar, tergantung orangnya. Teknologi adalah sarana. Apa ini yang disebut 'kemajuan hebat teknologi'?
Kita ambil contoh kejahatan. Kemajuan ini memungkinkan perampokan bak tanpa si perampok mendatangi bank. Atau menghasut melalui akun palsu, memfitnah, menghina, memprovokasi, menggunjing & lain-lain, anda bisa sebutkan.
Apa yang mau disampaikan? Lihat, berapa korban penipuan puluhan juta melalui Facebook. Perkosaan, perseteruan, & tindakan melanggar hukum lain. Penyebaran konten porno untuk anak yang belum umur & sudah.
Apa anda tega, ketika melihat anak sd melakukan hubungan suami istri di Makasar. Atau ayah melakukan perkosaan kepada putrinya. 'Ustad' mencabuli santrinya. Guru bertindak tidak senonoh pada muridnya. Anda bisa baca sendiri.
Atau twiter, yang dipakai untuk ribut dengan orang. Menjadikan mudah tersinggung, janjian tawuran. Perseteruan antar artis & seterusnya. Sepertinya, orang sudah berkurang 'ambang' tolerannya. Semua informasi diobral, disebarkan. Bahkan info urusan yang dulu sangat tabu, diketahui orang. Sekarang diobral melalui film & gambar. Sepertinya, 'santai' & tidak terjadi apa-apa.
Apa kesimpulannya? Komputer & aplikasinya, juga teknologi adalah alat. Tujuan semula adalah, mencari penghidupan yang lebih baik. Kalau anda, memperoleh manfaat dari situ, memang itulah cita-cita para penemu. Andaikan sebaliknya, atau anda pernah mengalaminya sebagai korban, maka berhati-hatilah.
Kalau tulisan ini, bermanfaat, mohon dikomen. Trims

0 comments:
Post a Comment